Amsterdam,I’m Coming!

Amsterdam,I’m Coming!  

 

Satu yang saya katakan sebelum meninggalkan Toscana kepada Deny si anak minder yg anak Sopir Bos.  

 

“Den awas luh ya,kalo gue pulang dari Belanda,elo masih jadi pelayan gue marah ama elo!”  

Schipol,Amsterdam 1999

Sampai di Belanda saya disambut BMW Z3 bu Yanti istri pertama pak Budi-yang menelpon ke belanda agar setiba di sana saya di jemput olehnya,tetapi  perjalanan schipol- leeuwarden begitu memukau saya,saya lebih memilih bis sekolah ketimbang Z3.  

 

Beasiswa yang saya dapat ini atas rekomendasi sahabat yg lebih dulu ke Belanda saya R Abdul hafid Prawiradilaga(dede ketatz) kepada para pengusaha restorant di Belanda-Mr Peter Ten Cate aka si Panjang-pecandu cocaine-bos Indrapura rest secara khusus meminta saya.  

 

Pagi pukul 7 saya bangun,lalu mengetuk pintu rumah orang Yahudi di daerah Schepard museum juga Harry si bencong baik hati yang mengupah saya untuk membersihkan rumahnya.saya kumpulkan untuk tiket  nonton konser rolling stones,dream theatere,santana,gwar dll.  

 

jam 10 kadang jam 2 sore saya mulai bekerja di restaurant Indrapura sampai pukul 11 malam  

Judulnya sih manager in training tapi Job desnya(menusuk sate babi,ayam,domba dan sate manis sampe tangan ketlusuben’ buluh bambu-belum lagi membelah 300 lobster laut artic. gempor singkatnya,dan juga saya ditarik kerja sbg bartender karena kecakapan saya sebagai juru saji,barman dan server yang sangat cepat kerjanya)disana aku diupah 300 gulden perbulan.Aku dimarahi orang karena tidak melaporkan kecurangan pemberi kerja-aku tidak perduli-Amsterdam begitu memukau aku.  

 

Pulang dari indrapura langsung clubbing-menghitung wattage lampu disko,mempelajari konsep pemasaran dan membuat catatan kecil.sampai rumah jam 4 pagi lalu bangun lagi pukul 7-bersih bersih rumah orang lain.begitu seterusnya-sekolah saya lakukan dengan korespondensi.  

 

 

Sate Babi,panggang Babi 200 ekor selama 3 hari 3 malam. 

 

Setiap minggu ada 800 tusuk sate babi yg saya harus potong-bumbui dan tusuki-belum lagi musim panas yang membuat daging babi menjadi mudah berlendir(yg baru saya tau belakangan kalau daging tersebut sudah tidak layak makan karena terjadi proses perkembang biakan mikroba)  

*baca fakta daging babi di buku Prof Dr Abdul basith Muh As Sayyid berjudul Pola makan rasulullah halaman 221.  

Tubuh babi terdapat 9 macam jenis cacing yg tidak mati dalam tubuh manusia walaupun sudah dimasak, babi bisa mengidap penyakit TBC(ups.. mungkin petani di china banyak yg mengidap TBC karena ini ya?),Cacar manusia,gatel2 scabies,disentri,demam malta.  

 

Belum lagi melihat pengalaman masak hati babi di restoran cina di pluit yang hatinya punyak borok berlendir berwarna hijau taik kuda(kata chef nya sih si babi  terkena hepatitis)  yuuuukkk…. malessss  coy!  

 

 

Hyatt  down town Denver Colordo US tempatku bekerja menghasilkan 3 ember besar lemak babi bekas breakfast bacon tiap paginya dan di kumpukan oleh orang keturunan latin tiap minggunya untuk di jual kembali ke pabrik2 kosmetika yg menghasilkan lipstik ,eyeliner,jelly rambut dll,juga ke pabrik2  american cookies sbg pengganti bahan fine butter yg mahal.  

Tulang yang menjadi gelatine lalu dibuat lem,thickening agent,juga marsmallow,belum lagi  zat pectin- enzim dari perut babi yg bertugas sebagi bahan pengental dan pemberi citarasa pada produk  franchise kopi terbesar di amerika dan dunia.Dasaaar babi Lu hahaha…  

 

Dulu saya kerja masak babi karena ga ada pilihan lain: 

 

1.Resep Ribs babi saya yang saya buat dan saya beri nama Rib-olicious laku keras di  Hyatt Denver,GM langsung turun dari lantai penthouse untuk memberi selamat kepada saya.  

 

2.Tapi ada asiknya lho ketika saya cari tambahan uang di sebuah rest cina di hilversum Belanda-saya masak babi kecil panggang yang matanya dicolok tomat dan mulutnya disumpal apel, sebanyak 200 ekor untuk pesta 3 hari 3 malam- mendapat upahnya lalu saya belikan jaket Motor ber spike seharga $ 500 ga penting ga seeh!!!  

 

3.Pernah jadi benang jahit di tangan telapak tangan kiri saya yang sobek terkena pecahan beling  

 

kata orang amerika” Babi itu yang tidak terpakai hanyalah suaranya saja”… Nguikkk!!…hahaha  

 

No more “babi” in my life!!  

Its up you you man,decide  for yourself!!  

 

Kadang aku hisap purple haze di buldog cafe,menyedot poppers-sambil menunggu trem yang mengantarku sampai agamemnon straat- di apartement numpang temen-aku tak punya ruangan untuk tidur,aku tidur di ruang tamu yang dingin beralas selimut kumal bekas.Bos ku si Panjang tidak menghiraukan jaminan housing aku sebagai pekerja magang disana,hampir setahun lamanya aku tak punya apartement(yang baru aku tahu belakangan teryata dia heroin addict,pantas dia sering disorientasi,tampak linglung dan sering lupa kalo punya tanggung jawab thd stagiere nya)..buseet.  

 

Selepas dari Indrapura aku part time di tempat lain,satu resto ke resto lain-sampai akhirnya aku diangkat menjadi Asst Exec Chef di El Nino Tapas bar Rest di jln Vaseline straat hahaha..karena banyak gay-nya.  

Disana aku dibayar tunai 400 gulden perminggunya (32 jam perminggu).Aku mulai berkreasi dan mulai nakal mengawinkan tapas spanyol dan makanan indonesia menjadi hidangan tapas.  

saya membuat hidangan pelir sapi goreng tepung-hahaha teryata mereka suka!  

(Ayam setan)Polo Diablo juga menjadi favorit tamu tamu regular saya-bahkan sering mereka meminta saya memasak khusus sambil menonton piala eropa-asal pedas spicy,berbumbu tebal pakai nasi ala saya.  

 

Saya di pecat dan menangis sesunggukan ketika pemilik dan tamu mulai menyukai saya,saya mengaku kalau saya tidak boleh bekerja alias ilegal krn saya student  visa-daripada pengusahanya terkena denda lebih baik saya dipecat.bahkan anak buah saya Andreas bule baik hati heteroseksual murni-bersedia mengawini saya asalkan saya bisa tetap bertahan disana hahahaha.  

 

masa stagiere sudah  berakhir saya berhasil sudah mengantungi ijazah dengan nilai yang biasa biasa saja,teman2 pulang,saya menghilang dan tetap melapor kemunduran pulang saya di kantor polisi.  

 

keinginan saya untuk tinggal disana besar.Sempat saya menanyakan kpd pemerintah belanda dgn syarat syarat yg ketat.Kesimpulanya tenaga  seperti saya banyak disana.Aku  ingin pulang .Hans sahabat baikku -gay belanda yg lebih mirip Mc Gyver menolongku bekerja di toko mantan pacarnya Toko Ben Hilversum untuk mengumpulkan uang tiket ke jakarta,kerja di rest sbg pelayan toko dan juru masak.  

 

Aku bawa 300 gulden sisa uang dikantong ku.  

wait! aku belum patah arang!Aku pulang ke Tanah air tanpa bilang-tiba tiba aku mengetuk pintu rumah seperti kebiasaanku pulang pagi–lalu aku bersujud mencium tanah rumahku-ibu ku kaget tersenyum.  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s